Program Studi Ilmu Gizi Unsoed Telah Melaksanakan Tryout Uji Kompetensi Bagi Mahasiswa

Salah satu kesepakatan workshop nasional AIPGI 2018 di Bogor adalah rencana uji kompetensi lulusan Program Sarjana Gizi (SGz) yang akan dilaksanakan pada tanggal 11 Agustus 2018, sebagai tindak lanjut kerjasama AIPGI dengan PERSAGI dan koordinasi dengan MTKI. Sehubungan hal tersebut perlu dilakukan try out uji kompetensi sebelum uji kompetensi dilakukan.

Program Studi Ilmu Gizi FIKES Unsoed  sebagai angota aktif AIPGI telah ditunjuk sebagai  salah satu Panitia lokal yang ikut menyelenggarakan Tryout Uji kompetensi dari 17 lokasi di seluruh Indonesia pada tanggal 10 Maret 2018. Selain mahasiswa dari Unsoed, juga mahasiswa dari Universitas Respati Yogyakarta (Unriyo) dan mahasiswa dari Universitas Muhadi Brebes (UMUS) yang ikut melaksanakan test di Unsoed. Semuanya berjumlah 66 orang (47 Unsoed, 12 Unriyo dan 7 Umus).

Persyaratan peserta yang dapat mengikuti try out dan uji kompetensi adalah mahasiwa aktif yang terdaftar di PDPT dan telah menyelesaikan pendidikan minimal 125 SKS. Bentuk soal yang diujikan berupa pilihan ganda berbasis kasus yang dituangkan secara naratif. Jumlah soal yang diberikan kepada peserta try out adalah 180 soal untuk diselesaikan dalam waktu maksimal 180 menit.

Tahap awal dilakukan koordinasi para Penanggung jawab Lokasi (PJL) di hotel Fave Padjajaran Bogor pada tanggal 8 Maret 2018. PJL untuk Panlok Unsoed adalah Ketua Program Studi Ilmu Gizi Ibu Dyah Umiyarni Purnamasari, SKM, MSi. Pertemuan dihadiri Penanggung jawab lokasi seluruh Indonesia dan para Panitia Pusat.

 

Dalam acara tersebut diuraikan kepentingan penyelenggaraan  Uji Kompetensi yang sudah diwajibkan dalam Undang-Undang Tenaga Kesehatan. Dijelaskan juga tata cara, serta pembagian panitia pusat yang akan membawa soal dan mendampingi dalam Tryout Uji Kompetensi. Pada Panlok Unsoed yang diminta mendampingi adalah Ibu Ir. Siti Arifah Pujonarti, MPH dari Universitas Indonesia.

Pada tanggal 9 Maret jam 1 siang,   Panitia Pusat tiba di Unsoed , langsung mengadakan briefing dengan PJL dan para pengawas lokal.

Dilanjutkan dengan Briefing pada peserta pada jam 14.30. Materi Briefing tata tertib dan alur pelaksanaan Tryout Uji kompetensi.

Setelah Briefing dilanjutkan penempelan foto dan  pengambilan kartu ujian peserta.

Sore harinya panitia  sie tata tempat mulai melakukan penataan lokasi ujian. Tata tempat baru dapat dilaksanakan pada sore hari dikarenakan pada pagi hari ruang ujian masih dipergunakan untuk perkuliahan. Tata tempat diawasi oleh Ibu Siti Arifah langsung meliputi pengawasan jarak antar peserta, urutan penempelan nomor dan terakhir penyegelan ruang ujian.

Pagi hari, kegiatan dimulai jam 6.30 dengan koordinasi pengawas lokal. Pada jam 07.00 dilanjutkan pembukaan segel soal dan lembar jawaban dengan saksi 2 orang mahasiswa yang ditunjuk dan 2 orang pengawas. Masing-masing saksi tanda tangan pada lembar saksi pembukaan soal. Selanjutnya soal ujian ditata dan didistribusikan pada para pengawas lokal yang kemudian masuk ke ruangan masing-masing. Pada ujian Tryout kali ini Unsoed menggunakan 3 ruangan yaitu ruang 201  yang diawasi oleh Ibnu Zaki, S.Gz, M.Gizi dan Atikah Proverawati, SKM, M.PH, ruang 202 oleh Munasib, SPdI,.M.PdI  dan Friska Citra Agustia,S.TP.,M.Sc dan ruang 203 oleh Farida, S.Gz, M.PH dan Kartika Rini, A.Md.

Mahasiswa boleh masuk pada pukul 07.30. Pada tahap awal mereka dipersilahkan berdoa, kemudian dipandu untuk pengisian identitas peserta. Pada pukul 08.00 ujian Tryout Uji Kompetensi dilaksanakan serentak di 17 panitia lokal seluruh Indonesia. Ujian dilaksanakan selama 180 menit. Pada menit ke 120 diberikan peringatan oleh Pengawas , untuk mengingatkan mahasiswa bahwa waktu yang tersedia kurang 60 menit. Selanjutnya dilakukan peringatan lagi pada menit ke 150 dan menit ke 170.

Pada menit ke 180 ujian Tryout Uji Kompetensi dinyatakan selesai secara serentak di seluruh Indonesia. Peserta belum diperkenankan meninggalkan ruangan sebelum lembar jawaban dan soal diambil oleh pengawas. Pada ujian  kali ini  ada 1 peserta dari Unsoed yang tidak hadir, sehingga jumlah total peserta adalah 65 orang.

Lembar jawaban dimasukkan dalam amplop kemudian disegel kembali. Soal juga dimasukkan kembali ke dalam amplop. Setelah semua berita acara diselesaikan, semua berkas kemudian dimasukkan dalam koper yang dikunci rapat untuk kemudian  dibawa oleh Ibu Arifah kembali ke Panitia pusat di IPB Bogor.

Sebelumnya ibu Siti Arifah mendapatkan souvenir buku karya Ibu Dyah Umiyarni Purnamasari yang berjudul: Panduan Gizi dan Kesehatan Anak Sekolah dan Solusi Gizi agar Ananda Lahir Sehat.

Prodi Ilmu Gizi Unsoed mengucapkan terimakasih kepada Ibu Siti Arifah yang bersedia mendampingi sebagai  wakil Panitia Pusat selama kegiatan Tryout Uji Kompetensi berlangsung. Tak lupa juga ucapan terimakasih kepada AIPGI yang telah mempercayakan Unsoed sebagai salah satu lokasi ujian pada Tryout perdana yang akan memetakan kompetensi lulusan Sarjana Gizi di Indonesia. Semoga nantinya semua Mahasiswa yang ujian di Panlok Unsoed mendapatkan hasil yang memuaskan, sebagai bekalnya dalam menempuh Ujian Kompetensi pada bulan Agustus nanti.